PAMIT MAU BAB PRIA DI KABUPATEN SIAK NYARIS TEWAS DI TERKAM HARIMAU
Korban diketahui bernama Hari Harianto. Ia diserang harimau saat hendak buang air besar di tepian kanal yang berada tidak jauh dari camp tempatnya bekerja, sekitar pukul 19.30 WIB.
Kapolsek Sungai Apit, Iptu Adifian Ikhsan, menjelaskan sebelum kejadian, Harianto bersama dua rekannya, Rakha dan Herman, sedang beristirahat di camp tempat mereka bekerja.
Kemudian, Harianto pamit keluar dari camp menuju tepian kanal yang biasa digunakan para pekerja untuk mandi dan buang air.
"Lebih kurang 10 menit keluar dari camp, dua rekannya mendengar suara teriak meminta pertolongan. Mendengar teriakan tersebut, Rakha dan Herman segera keluar dari camp dan berusaha mencari sumber suara. Namun, korban belum ditemukan karena kondisi di sekitar camp minim penerangan dan pencahayaan," ujar Iptu Adifian Ikhsan saat dikonfirmasi, Rabu, 22 Juli 2026.
Rakha dan Herman kemudian naik ke atas alat berat jenis ekskavator untuk menghidupkan mesin dan menyalakan seluruh lampu penerangan. Sorotan lampu diarahkan ke sumber suara korban.
"Setelah dilakukan penyinaran, terlihat korban sedang diseret oleh seekor harimau. Karena sorotan lampu alat berat yang cukup terang, harimau tersebut melepaskan gigitannya terhadap korban dan melarikan diri masuk ke dalam kawasan hutan," terang Kapolsek.
Setelah harimau melarikan diri, kedua rekan korban segera mengevakuasi Harianto dan membawanya ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Kampung Teluk Lanus menggunakan speedboat.
Setibanya di Pustu, korban mendapatkan pertolongan pertama dari bidan yang bertugas. Selanjutnya, Harianto dibawa menggunakan speedboat menuju Pelabuhan Penyengat.
Dari pelabuhan, korban kemudian dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Tengku Rafian Siak untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
"Untuk kondisi korban, di bagian punggung penuh gigitan dan cakaran harimau. Kondisinya saat ini dalam pemulihan," tutup Iptu Adifian Ikhsan.
𝘚𝘊𝘙𝘖𝘓𝘓 𝘚𝘈𝘔𝘗𝘈𝘐 𝘋𝘐 𝘉𝘈𝘞𝘈𝘏 𝘜𝘕𝘛𝘜𝘒 𝘓𝘐𝘏𝘈𝘛 𝘍𝘜𝘓𝘓 𝘋𝘖𝘒𝘜𝘔𝘌𝘕𝘛𝘈𝘚𝘐 𝘕𝘠𝘈
𝘿𝙄𝙎𝘾𝙇𝘼𝙄𝙈𝙀𝙍 : 𝙋𝙚𝙧𝙞𝙨𝙩𝙞𝙬𝙖 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙗𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙞𝙣𝙞 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙚𝙟𝙖𝙙𝙞𝙖𝙣 𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖𝙖 𝙙𝙞 𝙡𝙖𝙥𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣. 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖 𝙙𝙤𝙠𝙪𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙨𝙞 𝙜𝙖𝙢𝙗𝙖𝙧/𝙫𝙞𝙙𝙚𝙤 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙚𝙧𝙩𝙖𝙪𝙩 𝙙𝙞𝙜𝙪𝙣𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙗𝙖𝙜𝙞 𝙗𝙪𝙠𝙩𝙞 𝙞𝙣𝙛𝙤𝙧𝙢𝙖𝙨𝙞 𝙟𝙪𝙧𝙣𝙖𝙡𝙞𝙨𝙩𝙞𝙠 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙙𝙞𝙪𝙥𝙖𝙮𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙡𝙪𝙞 𝙥𝙧𝙤𝙨𝙚𝙨 𝙥𝙚𝙣𝙮𝙖𝙧𝙞𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙖𝙜𝙖𝙧 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙣𝙜𝙜𝙖𝙧 𝙠𝙚𝙩𝙚𝙣𝙩𝙪𝙖𝙣. 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙗𝙚𝙧𝙢𝙖𝙠𝙨𝙪𝙙 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙚𝙠𝙨𝙥𝙡𝙤𝙞𝙩𝙖𝙨𝙞 𝙩𝙧𝙖𝙜𝙚𝙙𝙞.
🎥 𝘿𝙊𝙆𝙐𝙈𝙀𝙉𝙏𝘼𝙎𝙄 (Uncensored)
1 : https://aceimg.com/upload/?f=bW8KSeohQ.mp4
2 : https://aceimg.com/upload/?f=ccpjI8RMj.mp4
3 : https://aceimg.com/upload/?f=V4d1iYxi2.mp4
𝘊𝘈𝘛𝘈𝘛𝘈𝘕! 𝘑𝘪𝘬𝘢 𝘢𝘥𝘢 𝘪𝘬𝘭𝘢𝘯 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘢𝘭𝘪𝘩𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦 𝘴𝘪𝘵𝘶𝘴 𝘭𝘢𝘪𝘯 𝘱𝘢𝘴 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘬𝘭𝘪𝘬 𝘭𝘪𝘯𝘬𝘯𝘺𝘢, 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘬𝘢𝘯 (𝘉𝘈𝘊𝘒) 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪 𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘬𝘭𝘪𝘬 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘭𝘪𝘯𝘬𝘯𝘺𝘢

Komentar
Posting Komentar