PENGANTIN BARU DI BANGKA TEWAS DIDUGA DITERKAM BUAYA SAAT MEMINDAHKAN PONTON
Ironisnya, korban yang diketahui berasal dari Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, tersebut baru sekitar satu minggu melangsungkan pernikahan dengan seorang perempuan asal Tempilang, Bangka Belitung
Peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat kejadian, Radit bersama rekannya, Jaka, sedang memindahkan ponton milik seorang warga di aliran Sungai Baturusa.
Berdasarkan keterangan Jaka, korban tiba-tiba menghilang saat proses pemindahan ponton berlangsung. Sesaat sebelum Radit dinyatakan hilang, terdengar suara riakan air yang cukup keras dari arah sungai.
Rekan korban bersama warga kemudian berupaya melakukan pencarian secara mandiri. Namun, hingga beberapa waktu, keberadaan Radit tidak berhasil ditemukan.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat setempat dan diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pangkalpinang.
Menerima laporan tersebut, Basarnas Pangkalpinang langsung mengerahkan satu tim rescue ke lokasi terakhir korban terlihat atau Last Known Position (LKP) untuk melakukan operasi pencarian.
Pencarian akhirnya membuahkan hasil. Jenazah Radit ditemukan oleh tim SAR gabungan sekitar 2 kilometer dari lokasi terakhir korban diketahui berada.
Komandan Tim Basarnas Pangkalpinang, Supani, mengatakan jenazah korban ditemukan pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 10.55 WIB.
“Tubuh korban ditemukan mengapung di permukaan air, tidak jauh dari posisi perahu karet milik Basarnas yang sedang melakukan penyisiran,” kata Supani.
Proses pencarian berlangsung dramatis. Sejak
operasi penyisiran dimulai pada pagi hari, tim SAR gabungan beberapa kali melihat kemunculan buaya di permukaan sungai.
operasi penyisiran dimulai pada pagi hari, tim SAR gabungan beberapa kali melihat kemunculan buaya di permukaan sungai.
Menurut Supani, buaya tersebut bahkan sempat terlihat masih menggigit tubuh korban sebelum akhirnya kembali menyelam ke dasar sungai.
“Saat terpantau oleh tim, buaya tersebut masih menggigit tubuh korban di mulutnya sebelum akhirnya kembali menyelam dan menghilang ke dasar sungai,” jelasnya.
Personel tim SAR yang berada di atas perahu karet kemudian bergerak cepat mengevakuasi jenazah korban dan memasukkannya ke dalam kantong jenazah.
Selanjutnya, jenazah Radit dibawa ke Rumah Sakit Umum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk menjalani penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
𝘚𝘊𝘙𝘖𝘓𝘓 𝘚𝘈𝘔𝘗𝘈𝘐 𝘋𝘐 𝘉𝘈𝘞𝘈𝘏 𝘜𝘕𝘛𝘜𝘒 𝘓𝘐𝘏𝘈𝘛 𝘍𝘜𝘓𝘓 𝘋𝘖𝘒𝘜𝘔𝘌𝘕𝘛𝘈𝘚𝘐 𝘕𝘠𝘈
𝘿𝙄𝙎𝘾𝙇𝘼𝙄𝙈𝙀𝙍 : 𝙋𝙚𝙧𝙞𝙨𝙩𝙞𝙬𝙖 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙗𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙞𝙣𝙞 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙚𝙟𝙖𝙙𝙞𝙖𝙣 𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖𝙖 𝙙𝙞 𝙡𝙖𝙥𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣. 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖 𝙙𝙤𝙠𝙪𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙨𝙞 𝙜𝙖𝙢𝙗𝙖𝙧/𝙫𝙞𝙙𝙚𝙤 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙚𝙧𝙩𝙖𝙪𝙩 𝙙𝙞𝙜𝙪𝙣𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙗𝙖𝙜𝙞 𝙗𝙪𝙠𝙩𝙞 𝙞𝙣𝙛𝙤𝙧𝙢𝙖𝙨𝙞 𝙟𝙪𝙧𝙣𝙖𝙡𝙞𝙨𝙩𝙞𝙠 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙙𝙞𝙪𝙥𝙖𝙮𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙡𝙪𝙞 𝙥𝙧𝙤𝙨𝙚𝙨 𝙥𝙚𝙣𝙮𝙖𝙧𝙞𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙖𝙜𝙖𝙧 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙣𝙜𝙜𝙖𝙧 𝙠𝙚𝙩𝙚𝙣𝙩𝙪𝙖𝙣. 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙗𝙚𝙧𝙢𝙖𝙠𝙨𝙪𝙙 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙚𝙠𝙨𝙥𝙡𝙤𝙞𝙩𝙖𝙨𝙞 𝙩𝙧𝙖𝙜𝙚𝙙𝙞.
🎥 𝘿𝙊𝙆𝙐𝙈𝙀𝙉𝙏𝘼𝙎𝙄 (Uncensored)
1 : https://aceimg.com/upload/?f=fbHvrLNTQ.mp4
𝘿𝙄𝙎𝘾𝙇𝘼𝙄𝙈𝙀𝙍 : 𝙋𝙚𝙧𝙞𝙨𝙩𝙞𝙬𝙖 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙗𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙞𝙣𝙞 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙚𝙟𝙖𝙙𝙞𝙖𝙣 𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖𝙖 𝙙𝙞 𝙡𝙖𝙥𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣. 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖 𝙙𝙤𝙠𝙪𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙨𝙞 𝙜𝙖𝙢𝙗𝙖𝙧/𝙫𝙞𝙙𝙚𝙤 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙚𝙧𝙩𝙖𝙪𝙩 𝙙𝙞𝙜𝙪𝙣𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙗𝙖𝙜𝙞 𝙗𝙪𝙠𝙩𝙞 𝙞𝙣𝙛𝙤𝙧𝙢𝙖𝙨𝙞 𝙟𝙪𝙧𝙣𝙖𝙡𝙞𝙨𝙩𝙞𝙠 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙙𝙞𝙪𝙥𝙖𝙮𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙡𝙪𝙞 𝙥𝙧𝙤𝙨𝙚𝙨 𝙥𝙚𝙣𝙮𝙖𝙧𝙞𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙖𝙜𝙖𝙧 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙣𝙜𝙜𝙖𝙧 𝙠𝙚𝙩𝙚𝙣𝙩𝙪𝙖𝙣. 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙗𝙚𝙧𝙢𝙖𝙠𝙨𝙪𝙙 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙚𝙠𝙨𝙥𝙡𝙤𝙞𝙩𝙖𝙨𝙞 𝙩𝙧𝙖𝙜𝙚𝙙𝙞.
🎥 𝘿𝙊𝙆𝙐𝙈𝙀𝙉𝙏𝘼𝙎𝙄 (Uncensored)
1 : https://aceimg.com/upload/?f=fbHvrLNTQ.mp4
3 : https://aceimg.com/upload/?f=xXyHjFVHB.jpg
𝘊𝘈𝘛𝘈𝘛𝘈𝘕! 𝘑𝘪𝘬𝘢 𝘢𝘥𝘢 𝘪𝘬𝘭𝘢𝘯 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘢𝘭𝘪𝘩𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦 𝘴𝘪𝘵𝘶𝘴 𝘭𝘢𝘪𝘯 𝘱𝘢𝘴 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘬𝘭𝘪𝘬 𝘭𝘪𝘯𝘬𝘯𝘺𝘢, 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘬𝘢𝘯 (𝘉𝘈𝘊𝘒) 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪 𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘬𝘭𝘪𝘬 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘭𝘪𝘯𝘬𝘯𝘺𝘢
𝘊𝘈𝘛𝘈𝘛𝘈𝘕! 𝘑𝘪𝘬𝘢 𝘢𝘥𝘢 𝘪𝘬𝘭𝘢𝘯 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘢𝘭𝘪𝘩𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦 𝘴𝘪𝘵𝘶𝘴 𝘭𝘢𝘪𝘯 𝘱𝘢𝘴 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘬𝘭𝘪𝘬 𝘭𝘪𝘯𝘬𝘯𝘺𝘢, 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘬𝘢𝘯 (𝘉𝘈𝘊𝘒) 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪 𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘬𝘭𝘪𝘬 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘭𝘪𝘯𝘬𝘯𝘺𝘢

Komentar
Posting Komentar